Perintah Eksternal DOS #1 (1-20)


1.      Atribut File
Sintax: ATTRIB [+/- parameter] [drive] [namafile] [/S]
Perintah attrib berfungsi untuk menampilkan atau mengganti atribut file. Parameter yang disediakan antara lain:
+ = Mengatur/menambahkan atribut.
- = Meniadakan/mengurangi atribut.
R = File bersifat hanya dapat dibaca saja. (Read Only)
A = File bersifat Dokumen biasa (Archive)
S = File bersifat sistem operasi (System)
H = File bersifat tersembunyi (Hidden)
/S = Proses dilakukan terhadap semua directori didalamnya, bila ada.
Perintah eksternal ATTRIB sebelum dieksekusi:










Perintah eksternal ATTRIB setelah dieksekusi:















2.      TASKLIST
Tasklist merupakan perintah eksternal untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung.
Perintah eksternal TASKLIST sebelum dieksekusi:










Perintah eksternal TASKLIST setelah dieksekusi:












3.      CHKDSK
Berfungsi untuk meneliti disk pada drive yang dinyatakan dan memeriksa kondisi disk apakah terdapat kesalahan.
Sintaks    : Chkdsk [drive: [/f] [/v]
Contoh    : A:>chkdsk b: /f
Untuk memeriksa kondisi disk dalam drive B: dan memperbaiki kesalahan secara otomatis (/f). Parameter (/v) untuk menampilkan nama dari setiap file sewaktu pengujian dilakukan.
Perintah eksternal CHKDSK sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal CHKDSK setelah dieksekusi:


4.      XCOPY
Kependekan dari “eXtended Copy” sama dengan perintah copy, kecuali program ini memberikan lebih banyak pilihan.
Sintaks    : xcopy [drive:] [namapath] [drive:] [namapath]
Fungsi Xcopy antara lain:
· Menyalin seluruh direktori, sub direktori dan file-file yang ada di dalam­nya.
· Menyalin file yang dibuat atau diubah setelah tanggal tertentu.
· Menyuruh Xcopy memberitahu terlebih dahulu sebelum melakukan penya­linan dan lain sebagainya.
Perintah eksternal XCOPY sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal XCOPY setelah dieksekusi:

5.      MEM
Perintah ini digunakan untuk menampilkan jumlah memori pada komputer. Untuk setiap tipe memori, mem memperlihatkan jumlah total memori, jumlah memori yang digunakan oleh program dan jumlah memori yang belum digunakan.
Sintaks    : mem
Perintah eksternal MEM sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal MEM setelah dieksekusi:


6.      TREE
Perintah TREE berfungsi untuk menampilkan path dari masing-masing direktori dan subdirektori dalam drive yang dinyatakan.
Sintaks    : Tree [drive:] [/f]
Contoh    : A:>Tree a: /f
Semua direktori dan subdirektori beserta file didalamnya dalam format “pohon” akan tampil di layar
Perintah eksternal TREE sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal TREE setelah dieksekusi:


7.      EDIT
Perintah ini berfungsi untuk membuat, melihat, mencetak ataupun menyunting isi dari file-file batch, CONFIG.SYS, ataupun file-file aplikasi yang berbasiskan ASCII, seperti file-file ReadMe yang datang pada hampir semua program yang anda beli. Edit adalah sebuah perintah eksternal yang memungkinkan user untuk mengedit isi file dengan menggunakan MS-DOS editor.
Penulisan: EDIT [[drive:][path]filename] [/B] [/G] [/H] [/NOHI]

  [drive:][path]filename  Specifies the ASCII file to edit.
  /B          Allows use of a monochrome monitor with a color graphics card.
  /G          Provides the fastest update of a CGA screen.
  /H          Displays the maximum number of lines possible for your hardware.

  /NOHI       Allows the use of a monitor without high-intensity support.

Contoh 1:
Perintah eksternal EDIT sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal EDIT setelah dieksekusi:

Contoh 2:
Perintah eksternal EDIT sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal EDIT setelah dieksekusi:


8.      LABEL
Fungsi    : untuk membuat, mengubah atau menghapus label volume dari suatu disk
Sintaks    : label [drive:] [label]
Contoh    : A:>label B: KULIAH
Perintah eksternal LABEL sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal LABEL setelah dieksekusi:



9.      MODE

Perintah ini digunakan untuk mengatur dan memilih konfigurasi beberapa hardware dan tampilan layar.

Contoh:

C:\>mode con lines=43

C:\>mode com1 baud=2400 parity=n data=8 stop=1

C:\>mode lpt1=com1

C:\>mode lpt1 cols=132 lines=8

Perintah eksternal MODE sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal MODE setelah dieksekusi:



10.  MOVE
Perintah move digunakan untuk memindahkan file dari satu direktori ke direktori lain.
Contoh: A:\>move *.* a:\dokumen
Perintah eksternal MOVE sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal MOVE setelah dieksekusi:

Hasilnya file link.txt telah dipindahkan ke dalam folder “folder1”


11.      FORMAT [format.com]
Perintah format digunakan untuk memformat agar disket dapat dipergunakan dalam operasi penyimpanan dan pengolahan data.
Sintaks :
DRIVE:\>FORMAT_DRIVE:[/spesifikasi][/..]
Contoh :
A:\>format
C:\>format a:/s
Perintah eksternal FORMAT sebelum dieksekusi:



Perintah eksternal FORMAT setelah dieksekusi:

12.      DOSKEY [doskey.com]
Perintah doskey dipergunakan untuk menghemat pengetikan dalam aplikasi Dos. Apabila perintah doskey diaktifkan perintah-perintah yang telah digunakan pada prompt akan disimpan dan dapat diaktifkan kembali.
Sintaks :
DRIVE:\>DOSKEY
Maka perintah doskey ini dijalankan dengan munculnya teks “DOSKEY Installed”. Untuk memanggil perintah yang telah terekam maka dapat dipergunakan tombol-tombol :
Tombol panah atas, bawah : mengaktifkan perintah sebelumnya.
Esc : menghapus perintah yang sedang aktif.
F7 : menampilkan seluruh perintah yang terekam oleh doskey
Alt+F7 : menghapus seluruh perintah yang telah disimpan
F9 : memanggil perintah berdasarkan nomor baris perintah
Alt+F10 : menghapus penggunaan perintah Macro.
Selain menggunakan tombol pada keyboard, dapat juga menggunakan parameter sebagai berikut:
/REINSTALL       : untuk menginstall copy-an terbaru dari Doskey
/BUFSIZE=size   : mengatur ukuran command history buffer
/MACROS          : menampilkan semua macros Doskey
/HISTORY          : menampilkan semua perintah yang tersimpan di memori.
/INSERT            : menentukan bahwa teks yang diketikkan telah diinsertkan pada old text
/OVERSTRIKE     : menentukan bahwa teks baru overwrite teks lama
Macroname       : menentukan nama untuk macro yang telah dibuat
Text                 : menentukan command/perintah yang ingin direkam/record.

Instruksi pemakaian :
Untuk melihat daftar perintah-perintah yang tersimpan di memori, tekanlah F7. Anda kemudian dapat memanggil kembali sebuah perintah dengan nomor yang diberikan doskey pada setiap perintah. Tekan F9 dan doskey akan menanyakan nomor perintah yang ingin anda panggil kembali. Ketikkan nomor dan tekan Enter. Doskey menampilkan perintah yang anda inginkan pada prompt perintah siap untuk Anda gunakan kembali atau anda sunting terlebih dahulu.
Format penulisan         : DOSKEY [parameter]
Perintah eksternal DOSKEY sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal DOSKEY setelah dieksekusi:

13.      COMP
Perintah ini digunakan untuk menuji isi dua file berdasarkan kesamaannya.
Perintah eksternal COMP sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal COMP setelah dieksekusi:

14.  NETSTAT
Netstat digunakan untuk mengetahui status jaringan (netstat singkatan dari network status).
MS-Windows: Start - Program - MS-DOS Prompt
Ketik: netstat -rn
C:\WINDOWS>netstat -rn
Route Table
Active Routes:
Network Address Netmask Gateway Address Interface Metric
127.0.0.0 255.0.0.0 127.0.0.1 127.0.0.1 1
255.255.255.255 255.255.255.255 255.255.255.255 0.0.0.0 1
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
Perintah eksternal NETSTAT sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal NETSTAT setelah dieksekusi:

15.      TRACERT

Apabila sebuah host berada di jaringan yang lain dan tidak dapat dihubungi, kemungkinan terjadi kesalahan dalam tabel routing atau ada hubungan yang terputus di suatu tempat. Perlu dilakukan penelusuran di mana terjadi gangguan menggunakan utilitas TRACEROUTE.
Perintah eksternal TRACERT sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal TRACERT setelah dieksekusi:

16.      HOSTNAME
     Perintah hostname merupakan perintah eksternal yang berfungsi untuk menampilkan     nama host saat ini.
Perintah eksternal HOSTNAME sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal HOSTNAME setelah dieksekusi:

17.      TZUTIL
    Perintah tzutil digunakan untuk menampilkan atau mengkonfigurasi zona waktu sistem saat ini . Perintah tzutil juga dapat digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Daylight Saving penyesuaian Waktu otomatis.

Perintah eksternal TZUTIL sebelum dieksekusi:


Perintah eksternal TZUTIL setelah dieksekusi:

18.      COMMAND/CMD
Perintah ini merupakan perintah eksternal yang digunakan untuk menjalankan interpreter perintah Windows yang baru.
Perintah eksternal CMD sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal CMD setelah dieksekusi:

19.      COMPACT
Perintah ini digunakan untuk menampilkan atau mengubah kompresi file pada partisi NTFS.
Perintah eksternal COMPACT sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal COMPACT setelah dieksekusi:

20.  CHKNTFS
Perintah ini digunakan untuk menampilkan atau mengubah proses pemeriksaan disket pada saat booting.
Perintah eksternal CHKNTFS sebelum dieksekusi:

Perintah eksternal CHKNTFS setelah dieksekusi:




1 comment

Shikamaru Nara | August 30, 2019 at 2:10 AM

nice information min
power supply hp

Post a Comment